Opening SBC (Syifa BasketBall Cup)

Syifa BasketBall Cup 2014. Acara Ini Adalah event tahunan BEM As-Syifa Boarding School seiringnya ada Hari Raya Iedul Adha / Iedul Qurban. Acara Ini temanya adalah Quban Cup Yang Bernama Syifa BasketBall Cup....

Idul Adha #Qurban #1435H

Foto-Foto Dokumentasi Suasana Idul Qurban 1435H di SMAIT As Syifa Boarding School Putra You Want Look? Klick In Here!

Sekolah Kerja Nyata (Cupunegara)

SKN atau Sekolah Kerja Nyata adalah agenda tahunan SMAIT As-Syifa khusus bagi murid-murid kelas 11. Sesuai namanya, SKN terinspirasi dari kegiatan mahasiswa yaitu...

Ramadhan di Asbosch

Ramadhan tiba… Ramadhan tiba… Ramadhan tiba… Asek dah, setelah satu tahun kita ditinggal tamu agung ini, akhirnya allah mempertemukan kita lagi...

Party Foremost

Foto-Foto Dokumentasi Suasana Pesta Anak-anak... eweuh gawe... You Want Look? Klick In Here!

Tampilkan postingan dengan label Putra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Putra. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 April 2015

Diary Anak Boarding #2 : Fanatisme Angkatan



          Seperti yang kita bayangkan, kehidupan di boarding pastilah penuh dengan interaksi sosial. Pagi, siang, sore dan malam, semuanya dilakukan bersama teman-teman dan guru-guru. Tanpa interaksi yang baik, kehidupan di boarding pun tak akan baik. Nah, dalam interaksi ini, timbul suatu fenomena di mana kedekatan dan solidaritas antar murid sesama angkatan terbentuk. Poin ini memang menjadi salah atu ciri khas boarding school, di mana organisasi angkatan berjalan -secara tidak langsung- di bawah naungan OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Hal ini menimbulkan suatu sikap fanatik pada angkatan masing-masing.

          Organisasi angkatan di boarding school bergerak layaknya organisasi sekolah. Di sana dibentuk ketua angkatan, sekretaris, bendahara dan beberapa seksi seperti seksi kedisiplinan, akademik, seni dan kreatifitas, dan lain-lain. Begitu pun dengan nama, setiap angkatan dinamai dengan nama masing-masing sesuai kesepakatan bersama. Seperti angkatan keempat SMAIT As-Syifa Boarding School yang dinamai Foremost. Kata Foremost sendiri diambil dari bahasa Inggris yang berarti paling utama, terdepan atau terkemuka. Dalam hal ini, memang terbentuk fanatisme dan ukhuwah yang kuat antar anggota angkatan. Namun demikian, keberadaan organisasi angkatan ini menuai beberapa keburukan dan kebaikan.

          Organisasi angkatan dibentuk atas dasar untuk saling membangun. Dalam hal ini, angkatan memang seringkali bergerak aktif dalam program-program yang mendukung BEM, asrama maupun sekolah. Misalnya, angkatan bergerak aktif di bidang kedisiplinan, yaitu dibentuknya tim kedisiplinan angkatan yang mengondisikan bangun di pagi hari. Didasari solidaritas dan fanatisme, tentu program ini akan lebih efektif dilaksanakan, sehingga secara langsung akan membantu meringankan tugas kedisiplinan asrama atau sekolah. Dan program itu tidak hanya di bidang kedisiplinan saja, angkatan juga bergerak di bidang akademik, misalnya program tutor sebaya, bidang kreatifitas, dan lain-lain.

          Di samping itu, organisasi angkatan juga menimbulkan mudharat. Fanatisme yang timbul di angkatan seringkali memicu perseteruan dengan angkatan lain –kakak atau adik kelas- sehingga timbul ketidakharmonisan antar angkatan. Tak jarang terjadi ketegangan antar angkatan yang bahkan memicu konfrontasi fisik. Ketegangan ini umumnya disebabkan oleh oknum saja. Misalnya, seorang atau beberapa anggota Foremost melihat adik kelasnya bertingkah kurang ajar. Nah, si anggota Foremost itu menceritakan kekurangajaran adik kelasnya bukan sebagai kasus individual, melainkan sebagai kasus angkatan. Maka tentu hal ini akan memicu prasangka yang berujung ketegangan bahkan konflik fisik.

           Faedah dan mudharat organisasi angkatan ini sudah lama disadari pihak sekolah. Namun karena dirasa faedah yang didapat lebih banyak, maka organisasi angkatan ini tetap eksis sampai sekarang. Sebagai pencegahan konflik angkatan, kini pihak sekolah merutinkan kegiatan outing bersama demi memupuku ukhuwah dan keharmonisan antar angkatan.

Farhan Fakhriza

     

Jumat, 20 Maret 2015

Karya Anak SMA _ Tentang Budaya _ Untuk Indonesia _ Kualitas Dunia

Karya Anak SMA_Tentang Budaya_Untuk Indonesia_Kualitas Dunia

                Indonesia sangat terkenal akan budayanya yang banyak. Mulai dari Sabang sampai Merauke terdapat ratusan bahkan ribuan budaya tersebar dimana-mana. Namun, di zaman yang arus informasi dapat mengalir dengan mudah ini, budaya kita semakin ditinggalkan bahkan dilupakan. Berikut ada karya anak-anak SMA mengenai budaya Indonesia.

“The Identity Seeker”


        Film pendek yang hanya berdurasi 2 menit 59 detik ini bukanlah film yang menjelaskan kepada kita tentang keanekaragaman budaya atau banyaknya budaya Indonesia. Tapi, film ini mengajak kita untuk lebih mengenal, mengetahui, dan melestarikan budaya yang sudah mulai ditinggalkan.

 Film ini menceritakan seorang tokoh yang terbiasa hidup mewah, uang bergelimpangan, jabatan ditangan, dan menjadi dambaan bagi banyak perempuan. Dia hidup dalam lingkaran budaya barat dan karena kehidupannya yang serba mapan ia pun tidak mengenal budaya negaranya sendiri, yaitu negara Indonesia. Akhirnya, ia pun mulai bosan dengan gaya hidupnya yang sangat mengikuti budaya barat.

 Sampai disuatu pagi. Dengan ditemani secangkir kopi. Ia membuka laptop dan mencari. Tentang budaya Ibu Pertiwi. Dan ia memutuskan untuk pergi. Melihat budayanya dengan mata kepala sendiri. Ia pun bertekad untuk mengenal lebih jauh lagi. Dengan budaya Indonesia yang sangat menginspirasi. Dan ia bertekad meninggalkan gaya hidupnya yang terombang-ambing westernisasi..
“Budaya adalah identitas suatu bangsa, maka sebagai bangsa Indonesia, jangan lupa terhadap budaya kita sendiri !!!”
Bagi yang ingin menyaksikan atau mendownload film tersebut. Berikut link film tersebut :
Jangan lupa untuk di Like & Share ya..


#AkuBanggaMenjadiBangsaIndonesia

Kamis, 12 Maret 2015

11 Social To FEB UI



11 Sosial Class Goes to UI

                Kita  tiba di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia atau yang biasa disingkat FEB ini sekitar pukul 09.00. setibanya disana kami langsung disambut oleh BEM FEB UI menuju sebuah ruangan tertutup di lantai 3. Dengan modal snack kotak (dikasih), Kami memasuki ruangan tersebut. Ruangan itu ber-AC, memilki meja yang membentuk kotak ditengah ruangan, sangat cocok untuk rapat.
                 Dibelakangnya tersedia 25an kursi, dan disanalah kita duduk menyimak presentasi tentang FEB UI. Dengan mic yang persis seperti yang ada di gedung DPR, Kak Aulia dan Kak Adam menjelaskan segala hal yang berkaitan dengan FEB di UI. Mulai dari cara masuk hingga biaya yang harus dikeluarkan dijelaskan oleh mereka.

               Setelah sekitar 1 jam mendengarkan presentasi yang menarik, dibukalah sesi Tanya-Jawab. Sangat beragam pertanyaan yang dilontarkan oleh kelas 11 IIS ini, mulai dari Buku yang dibuat oleh salah satu dosen di FEB, cara bertahan hidup di kos-kosan, hingga pandangan FEB tentang pemerintahan Jokowi pun ditanyakan.

              “Kami mendukung kebijakan kenaikan BBM oleh pemerintahan Jokowi.. dan kami adalah satu dari 4 BEM Fakultas di UI yang mendukung kebijakan BBM tersebut, sedangkan BEM UInya sendiri itu menolak kenaikan BBM.” Itulah jawaban yang diberikan oleh ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ketika ditanya pendapatnya tentang pemerintahan Jokowi dilihat dari aspek ekonominya.

             “Kenapa? Karena subsidi BBM yang telah berlangsung sejak lama itu nggak efektif. Salah sasaran, yang menggunakan bukan rakyat menengah kebawah, tapi justru kebanyakan rakyat menengah keataslah yang menggunakannya. Dan atas dasar itu kita mendukung penghapusan subsidi untuk BBM.” Lanjut Fajar, Ketua BEM FEB.
                Setelah sesi Tanya-jawab selesai, kami diantar oleh kakak-kakak dari FEB mengelilingi Komplek FEB, ada perpustakaan FEB yang hanya FEB satu-satunya fakultas yang memiliki perpustakaan di UI, perpustakaan itu sangat besar. Terdiri dari empat lantai dengan gedung yang tampak dari luar 2 kali besarnya gor As-Syifa. Di FEB juga ada kafe, kantin, mini market, dan toko elektronik.
                “Kalo kamu kuliah di jurusan Akutansi nanti bisa dapet diskon disini.” Kata salah satu kakak dari BEM FEB UI sembari membanggakan jurusannya.
                “Kalo jurusan yang lain?”
                “Nggak dapet diskon. Yang dapet cuman jurusan Akutansi.”
                “Ooohh..” Gumam kami secara serempak.
                Sehabis jalan-jalan memutari seluruh komplek Fakultas Ekonomi dan Bisnis, kita berfoto bareng di depan tugu lambang UI yang bercorak abu-abu sebagai tanda bahwa itu FEB, sebab, perbedaan fakultas di UI hanya dibedakan berdasarkan warna. Sudah puas berfoto ria, kita jalan kembali menuju bis yang telah menunggu di depan gerbang Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
                Berkunjung ke FEB sangat membuat anak-anak kelas 11 IPS tertarik untuk masuk ke FEB UI. Itu terbukti dari semakin banyaknya daftar anak-anak kelas 11 IPS yang bercita-cita kuliah di UI.
:) Terimakasih Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia! :)

Kamis, 12 Februari 2015

Diary Anak Boarding #1 : Dinamika Boarding

Hidup di boarding alias pesantren itu banyak suka dukanya. Tapi kalau bisa dihitung pasti, mungkin lebih banyak dukanya. Banyak tantangan buat bisa survive di boarding. Di samping peraturan yang bejibun gila, kita juga harus menyesuaikan diri dengan kehidupan sosial yang sangat erat di lingkungan boarding. Murid-murid yang datang dari berbagai penjuru Nusantara membawa budaya masing-masing yang begitu variatif. Hal itu menjadi tantangan tersendiri buat anak boarding.
Dalam pergaulan boarding yang gak gaul, kita harus bisa menyatu dengan penduduknya yang heterogen. Kalau kita gak bisa mengikuti arus sosial, bisa dipastikan kita bakal terkucilkan alias didiskriminasi. Salah satu dinamika unik boarding yang mungkin tidak ditemukan di sekolah umum, adalah anak boarding paling gak bisa menoleransi yang namanya comel alias lemes alias tukang ngadu. Hal ini memang menjadi dilema anak boarding. Di satu sisi Islam mengajarkan amar ma'ruf nahi munkar, di sisi lain kita juga harus menjaga ukhuwwah diantara teman-teman. Ini menjadi semacam buah simalakama, menjadikan anak boarding serba salah. Tapi bagaimana pun kita harus bisa menjadikan dua hal berjalan bersamaan.
Memang ribet hidup di boarding itu.

Farhan Fakhriza

Minggu, 18 Januari 2015

As-Syifa Festival 2015

Hello,...
Ada info lomba keren nih dari SMAIT As-Syifa Boarding School di subang jawa barat

SMAIT As-Syifa Boarding School
Present
As-Syifa Festival 2015

Pesertanya beragam, mulai dari adek2 SMP, sampai SMA di daerah Banten, Jakarta, Jabar dan sekitarnya.

Ada lomba apa aja nih:

 




Untuk Putri

  • MSQ (Mushabaqah Syahril Qur’an ) SMP-SMA sederajat di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
  • Quick and Smart SMP-SMA sederajat di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat
  • Recycle Fashion Designer SMA sederajat di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat
  • Duet Story Telling SMP-SMA sederajat di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
  • Business Plan SMA/SMK sederajat di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat
  • Teater SMA sederajat di wilayah Jawa Barat, Jakarta, dan Banten.
  • Puisi Berantai SMP sederajat di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten
  • Spelling Bee SMP sederajat di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.
  • Nasyid SMP dan SMA sederajat di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.
  • Short Movie SMP sederajat di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.

Untuk Putra

  • Basket SMP dan SMA se-Jawa Barat dan sekitarnya
  • Futsal SMP dan SMA se-Jawa Barat dan sekitarnya
  • Wall Art SMA sederajat se-Jawa Barat dan sekitarnya
  • Fotografi SMA se-Jawa Barat dan sekitarnya
  • Badminton SMP dan SMA se-Jawa Barat dan sekitarnya
  • Tenis meja SMA se-Jawa Barat dan sekitarnya

Bagi siswa kelas VI (kelas 6) atau tingkat SD diizinkan untuk bermain dilevel SMP

Gimana, banyak banget khan sob pilihannya?..
Silahkan dipilih lomba apa yang paling sesuai dengan bakat dan minat sobat

Buruan!!,.
Jangan sampai terlambat!.

Nih Sob Syarat dan Ketentuannya:
Di baca dulu ya.

Registrasi

Registrasi SYIFEST 2015 dibuka mulai dari tanggal 24 Desember 2014 sampai dengan 18 Januari 2015.
Formulir registrasi dapat diunduh dari web resmi SYIFEST 2015 : www.syifest.com
Peserta wajib mengisi formulir registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan melampirkan surat izin/keterangan dari sekolah. Formulir registrasi dapat dikirim melalui e-mail : syifestputri@gmail.com untuk lomba putri dan syifest2015@gmail.com untuk lomba putra
Registrasi dapat via online maupun via onsite. Untuk via onsite kami hanya membuka registrasi pada hari Minggu pukul 09.00-14.00 WIB di ruang administrasi SMAIT As Syifa Boarding School putri dan diwajibkan untuk membawa kartu pelajar.

Biaya registrasi :

- MSQ (Mushabaqah Syahril Qur’an ) : Rp.75.000,00
- Quick and Smart : Rp.75.000,00
- Recycle Fashion Designer : Rp.75.000,00
- Duet Story Telling : Rp.50.000,00
- Business Plan : Rp.75.000,00
- Teater : Rp.200.000,00
- Puisi Berantai : Rp.75.000,00
- Spelling Bee : Rp.100.000,00
- Nasyid : Rp.100.000,00
- Short Movie : Rp.30.000,00
- Basket : Rp.200.000,00
- Futsal : Rp.200.000,00
- Wall Art : Rp.100.000,00
- Fotografi : Rp.100.000,00
- Badminton : Rp.50.000,00
- Tenis meja : Rp.50.000,00

Biaya registrasi termasuk makan siang
• Pembayaran dilakukan dengan transfer melalui rekening bank :
Nama : Hevi Rilgivya QQ Amelinda Dhiya Farhah
Bank : Bank Syariah Mandiri
No. Rekening : 7067129274

Dan mengirimkan bukti pembayaran melalui e-mail : syifestputri@gmail.com
Sebelum tanggal 23 Januari 2015. Untuk lomba putrid.

Dan
Nama : a.n Abdul Latif
Bank : Bank Muamalat
No. Rekening : 117-000-180-2

Dan mengirimkan bukti pembayaran melalui e-mail : syifest2015@gmail.com
Sebelum tanggal 18 Januari 2015. Untuk lomba putra.

Jika peserta melalukan pembatalan keikutsertaan maka uang registrasi tidak dapat dikembalikan.
Registrasi ulang dilaksanakan pada tanggal pada hari pertama SYIFEST 2015 di meja registrasi.
As-syifa festival 2015 tidak untuk pelajar kelas IX (kelas9) untuk tingkat SMP dan kelas XII (kelas12) untuk tingkat SMA
Bagi siswa kelas VI (kelas 6) atau tingkat SD diizinkan untuk bermain dilevel SMP, dan untuk siswa kelas IX (kelas 9) atau tingkat SMP diizinkan untuk mengikuti lomba dilevel SMA
Umur maksimal peserta As-syifa festival 2015 adalah 15 tahun per 1 juli 2015 (lahir setelah atau pada 1 juli 2000) untuk tingkat SMP dan 18 tahun per 1 julli 2015 (lahir setelah atau pada 1 juli 1997) untuk tingkat SMA
Untuk lomba Futsal dan Basket terdapat dua kategori kompetisi yaitu untuk SMP dan SMA.
Untuk lomba lainnya hanya ada satu level kompetisi yaitu SMA namun untuk siswa SMP yang berminat untuk mengikuti diperkenankan mendaftarkan diri.

Setiap team wajib memberikan contact person pelatih / official

2. Technical Meeting

Technical Meeting akan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 23 Januari 2015 pukul 13.30 WIB di aula sekolah SMAIT As Syifa Boarding School
Peserta diwajibkan mengikuti technical meeting

More info:
Jangan sungkan2 hubungi panitia di:
Contact Person
 
  • Muhammad Ghozi : 085883566928 
  • Fadhilah Khoirunnisa : 089622298624



Media

e-mail:

  • syifestputri@gmail.com (putri)
  • syifest2015@gmail.com (putra)

Website penyelenggara: http://www.syifest.com/
NB ! Silahkan Copy paste, dengan tetap mencantumkan sumber




Official Trailer


Senin, 06 Oktober 2014

Opening SBC (Syifa BasketBall Cup)

Syifa BasketBall Cup 2014. Acara Ini Adalah event tahunan BEM As-Syifa Boarding School  seiringnya ada Hari Raya Iedul Adha / Iedul Qurban. Acara Ini temanya adalah Quban Cup Yang Bernama Syifa BasketBall Cup....

Minggu, 05 Oktober 2014

Minggu, 28 September 2014

Sekolah Kerja Nyata (Cupunegara)


           SKN atau Sekolah Kerja Nyata adalah agenda tahunan SMAIT As-Syifa khusus bagi murid-murid kelas 11. Sesuai namanya, SKN terinspirasi dari kegiatan mahasiswa yaitu KKN atau Kuliah Kerja Nyata. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih tanggung jawab serta memberikan pengalaman bermasyarakat pada para murid SMAIT As-Syifa. Memang tak bisa dimungkiri, program-program As-Syifa selalu selangkah lebih maju dibanding sekolah-sekolah lain.
            Inti dari kegiatan SKN ini sebenarnya untuk mengabdi kepada masyarakat desa. Di sana kami dituntut untuk berbaur dengan segala lapisan masyarakat mulai dari petani, pedagang, pelajar, anak kecil, remaja, hingga para pejabat. Waktu sepekan yang disediakan mesti dimanfaatkan untuk mengabdi pada dengan kesungguhan dan ketulusan.

            Foremost On SKN

            Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Foremost dipercaya untuk mengabdi pada masyarakat di Desa Cupunagara. Satu desa terpencil yang merupakan bagian dari Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24-29 Agustus 2014. Tidak seperti tahun lalu, SKN tahun ini dimajukan jadwalnya menjadi semester satu. Karena semester dua sudah mulai musim hujan sehingga bisa menghambat kegiatan yang telah dirancang.
            Adapun teknisnya, sebanyak 84  murid anggota Foremost -2 orang tidak diizinkan ikut oleh sekolah karena suatu alasan- dibagi menjadi empat divisi. Divisi Rohis, IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), SOSEKO (Sosial Ekonomi) dan ORKES (Olahraga dan Kesehatan). Masing-masing memiliki tugas pokok yang harus dilaksanakan. Sementara untuk menginap, dibagi menjadi 22 kelompok. Setiap kelompok menghuni satu rumah warga.
            Kegiatan-kegiatan yang telah dirancang berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Pengajian di masjid berjalan kondusif, perlombaan-perlombaan berjalan seru dan pembagian baksos serta pelaksanaan pasar murah disambut antusias oleh warga.
            Satu pekan berlalu cepat. Serunya aktivitas membuat kami betah di sana. Bergaul dengan anak-anak kampung yang polos, mengajar murid-murid dengan segala kekonyolan, masyarakat yang menyambut dan memperlakukan kami dengan ramah, ditambah lagi suasana pedesaan yang asri benar-benar membuat kami enggan meninggalkan desa. Tak hanya kami, masyarakat setempat pun, terutama anak-anak yang sudah akrab, berat melepas kepergian kami. Tak sedikit yang bahkan sampai mengucurkan air mata. Hal itu menjadi salah satu indikasi kesuksesan kami mengabdi.
            Begitulah SKN 2014 berlalu. Tidak keliru para guru menyatakan bahwa momen ini amatlah berharga. Kami mendapat banyak pelajaran berharga dari kegiatan ini. Semoga keberadaan kami disana tetap dikenang dan diingat, menjadi kenangan tak terlupakan bagi para warga.

Sekilas Dokumenter